+62811-6828-737 Jasa Pengurusan SIUP terdekat dikota anda

jasa pengurusan SBU SIUJK

PT. Masterpiece Jasa, Melayani Jasa Pengurusan SIUP, NIB, SIUP Mikro, SIUP Transportasi

  • JASA PENGURUSAN SIUP
  • JASA BIKIN SIUP Mikro Kecil
  • JASA BUAT SIUP Perorangan
  • JASA PENGURUSAN SIUP PERDAGANGAN
  • JASA MENGURUS SIUP INDUSTRI
  • JASA PENGURUSAN SIUP MB
  • JASA MENGURUS SIUP PERWAKILAN ASING
  • JASA PEMBUATAN SIUP UKM
  • JASA MENGURUS SIUP dan NIB

 

Apakah anda mempunya bisnis di Kta anda ? Apakah Anda merasa izin usaha tersebut membingungkan? Jadi, jangan khawatir, Presiden Joko Widodo (Presiden Jokowi) telah memberikan kemudahan bagi pemilik usaha untuk mengurus Izin Usaha Perdagangan yang dikenal dengan SIUP. Sejak 2017, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa pemilik usaha tidak perlu memperbaharui SIUPnya setiap tahun. SIUP akan berlaku untuk jangka waktu yang lama. Ini hanya akan kedaluwarsa jika pemegangnya tidak melakukan bisnis apa pun lagi. Kebijakan baru tersebut diatur dalam Pasal 7 Peraturan Menteri Perdagangan No.07 / M-DAG / PER / 2/2017 pada Februari 2017.

Lebih lanjut, Pasal 16 menjelaskan bahwa Pemerintah Indonesia tidak akan membebankan sejumlah retribusi bagi perusahaan yang ingin mengajukan SIUP baru. Ketentuan yang sama juga berlaku bagi yang ingin mengubah SIUPnya. Dengan kata lain, berdasarkan peraturan baru tersebut, perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya sama sekali untuk mengurus SIUP.

Pemerintah Indonesia juga telah mengklasifikasikan cara mendapatkan Izin Usaha Perdagangan berdasarkan skala usahanya. Pertama, bagi Perusahaan Dagang Mikro atau Perusahaan Dagang Kecil, Izin Usaha Dagang akan diperoleh di PTSP Kecamatan. Kedua, untuk Perusahaan Perdagangan Menengah, Izin Usaha Perdagangan akan diperoleh di Kantor Walikota (Walikota).

Secara rinci skala usaha tersebut dapat diuraikan sebagai: (a) Perusahaan Dagang Mikro, perusahaan yang bermodal kurang dari 50 juta rupiah; (b) Perusahaan Dagang Kecil, perseroan yang bermodal lebih dari 50 juta rupiah tetapi paling banyak 500 juta rupiah (c) Perusahaan Perdagangan Menengah, perseroan dengan modal lebih dari 500 juta rupiah tetapi paling banyak 10 miliar rupiah, tidak termasuk tanah dan bangunan; (d) Perusahaan Dagang Besar, perseroan dengan modal lebih dari 10 Miliar rupiah, tidak termasuk tanah dan bangunan.

Izin Usaha Perdagangan-SIUP

Surat Izin Usaha Perdagangan (“SIUP”) adalah izin bagi perusahaan untuk melakukan kegiatan usaha di seluruh wilayah Indonesia, oleh karena itu sebelum perusahaan perdagangan menjalankan usahanya harus memperoleh SIUPSIUP hanya diwajibkan kepada perusahaan yang menjalankan usaha perdagangan, kewajiban ini dikecualikan karena ketentuan sebagai berikut
Perusahaan tidak menjalankan bisnis perdagangan;
Kantor perwakilan atau kantor cabang;
Perusahaan perdagangan mikro dengan persyaratan sebagai berikut;
Bisnis atau kemitraan pribadi;
Bisnis yang dijalankan dan dikelola oleh pemilik atau keluarganya;
Memiliki norma penghitungan laba bersih sebesar Rp50.000.000 (lima puluh juta Rupiah).
Perusahaan perdagangan mikro dapat diberikan SIUP Mikro jika pemilik bermaksud untuk memberikan SIUP.
Kategorisasi SIUP:
Berdasarkan pasal 2 Peraturan SIUP, SIUP dibagi menjadi 3 (tiga) kategori:
SIUP Kecil;
Diperoleh perusahaan perdagangan dengan norma penghitungan laba bersih sebesar Rp50.000.000 (lima puluh ratus juta rupiah) sampai dengan Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah), tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha beroperasi. .
SIUP Tengah;
Diperoleh perusahaan perdagangan dengan norma penghitungan laba bersih sebesar Rp500.000.000 (lima ratus juta rupiah) sampai dengan Rp10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah), tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha beroperasi.
SIUP Besar;
Diperoleh perusahaan dagang dengan norma penghitungan laba bersih di atas Rp.10.000.000.000 (sepuluh miliar Rupiah), tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha beroperasi.
SIUP Mikro;
Dikecualikan untuk kategorisasi SIUP di atas, bagi perusahaan perdagangan mikro dapat diberikan SIUP Mikro
Aplikasi SIUP
SIUP yang diterbitkan oleh departemen perdagangan tempat perusahaan berdomisili, perusahaan yang mengajukan SIUP harus mengajukan persyaratan sebagai berikut:
Formulir SIUP (bukti I Peraturan SIUP) dan ditandatangani oleh Direktur Perusahaan;
Salinan akta pendirian perusahaan;
Salinan akta perubahan pendirian perusahaan (jika ada);
Salinan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia tentang pendirian perusahaan;
Salinan kartu identitas direktur;
Surat pernyataan tentang lokasi usaha; dan
Foto sutradara 3X4 (2 (dua) eksemplar).
3 (tiga) hari setelah petugas SIUP menerbitkan izin, dengan persyaratan warna sebagai berikut (i) putih untuk SIUP kecil, (ii) biru untuk SIUP tengah, (iii) kuning untuk SIUP besar, dan (iv) hijau untuk SIUP mikro .
SIUP berlaku sejak perusahaan menjalankan usahanya dan memenuhi semua ketentuan dan ketentuan SIUP yang berlaku, namun perusahaan wajib mendaftarkan ulang SIUP tersebut setiap 5 (lima) tahun sekali.
Perubahan SIUP telah diatur dalam nota lain (perubahan domisili perusahaan)
SIUP untuk Kantor Cabang atau Kantor Perwakilan
Pemegang SIUP yang akan membuka cabang atau kantor perwakilan menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada Pejabat SIUP yang cabang atau perwakilannya berdomisili dengan melampirkan dokumen sebagai berikut:
Salinan SIUP kantor pusat;
Salinan dokumen pembukaan cabang atau kantor perwakilan;
Salinan kartu identitas dan surat penunjukan sebagai penanggung jawab cabang atau kantor perwakilan;
Surat pernyataan tentang lokasi usaha; dan
3 (tiga) hari setelah petugas SIUP menerbitkan izin, dengan persyaratan warna sebagai berikut (i) putih untuk SIUP kecil, (ii) biru untuk SIUP tengah, (iii) kuning untuk SIUP besar.
Salinan SIUP yang telah didaftarkan berlaku untuk Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) cabang atau perwakilan sesuai dengan domisili perusahaan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *