|08116828737| Cari Jasa Pengurusan Kitas| Itas & Agen Perpanjangan Kitas

PT. MASTERPIECE JASA,

Membantu Jasa Pengurusan Kitas Onshore , +628116828737 ;

  • JASA PENGURUSAN KITAS OFFSHORE
  • JASA MENGURUS KITAS Onshore
  • JASA BIKIN KITAS 
  • JASA MENGURUS KITAS
  • JASA PERPANJANG KITAS Onshore
  • JASA PENGURUSAN KITAS
  • JASA PEMBUATAN KITAS WNA
  • JASA PEMBUATAN KITAS UNTUK SUAMI/ ISTRI
  • JASA PENGURUSAN KITAS IZIN TINGGAL WNA
  • JASA PERPANJANGAN KITAS TKA INDIA
  • JASA PERPANJANG KITAS TKA KOREA
  • JASA PERPANJANG KITAS TKA VIETNAM
  • JASA PERPANJANGAN VISA KUNJUNGAN
  • JASA PERPANJANG KITAS TKA MALAYSIA
  • JASA PERPANJANG KITAS TKA BELGIA
  • JASA PERPANJANGAN KITAS TKA USA
  • JASA PERPANJANG KITAS TKA AUSTRALIA
  • JASA PERPANJANG KITAS TKA CHINA
  • JASA PERPANJANG KITAS TKA PERANCIS
  • JASA PERPANJANG KITAS TKA YAMAN
  • JASA PERPANJANGAN KITAS TKA JEPANG

|08116828737| Cari Jasa Pengurusan Kitas| Itas & Agen Perpanjangan Kitas

KITAS Indonesia (Kartu Izin Tinggal Izin Sementara) adalah izin tinggal terbatas untuk ekspatriat yang berencana untuk bekerja atau tinggal di Indonesia lebih dari beberapa bulan. Izin akan berlaku dari enam bulan sampai dua tahun (dan diperbolehkan untuk total perpanjangan enam enam tahun). Ini membutuhkan sponsor Indonesia, baik itu dari korporasi (sebagai majikan) atau individu (sebagai pasangan). Artikel ini menjelaskan prosedur pengajuan KITAS di Indonesia.
Siapa yang diperbolehkan mengajukan KITAS?

Tidak semua ekspatriat perlu mengajukan KITAS selama berada di Indonesia. Jika Anda berada di sini untuk liburan yang tidak berlangsung lebih dari 30 hari, Anda tidak perlu mengajukan KITAS. Selain visa kedatangan, pemerintah Indonesia menawarkan visa turis gratis selama 30 hari.
Namun jika Anda berencana tinggal lebih lama di Indonesia untuk berbagai keperluan, Anda diwajibkan mengajukan KITAS. Jangan mencoba memperpanjang masa berlaku visa turis atau Anda akan dikenakan denda maksimal Rp500 juta dan pidana penjara maksimal lima tahun.
Berbagai jenis KITAS

KITAS Indonesia tersedia dalam empat jenis. Penting untuk mengetahui setiap jenis KITAS agar Anda mengetahui mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

KITAS kerja
Untuk mendapatkan KITAS kerja, Anda perlu memastikan terlebih dahulu bahwa Anda memiliki entitas sponsor yang terdaftar di Indonesia. Entitas ini dapat berupa kantor perwakilan, yayasan, perseroan terbatas Indonesia (PT), atau perseroan terbatas milik asing (PT PMA). Karena izin tinggal terbatas dikeluarkan berdasarkan persetujuan izin kerja Anda, yang memerlukan detail jabatan dan lokasi Anda, Anda perlu mengonfirmasi posisi Anda di perusahaan sponsor.
Apa hubungan jabatan Anda dengan KITAS Indonesia?
Nah, lamanya KITAS Anda tergantung pada jabatan Anda. Jadi, setiap ekspatriat bisa mendapatkan panjang KITAS yang berbeda. Misalnya, komisaris dan direksi diperbolehkan untuk mendapatkan KITAS kerja 1 tahun yang dapat diperpanjang. Ini bisa berbeda jika Anda saat ini memegang posisi manajer.

KITAS Pernikahan
Selain kantor perwakilan atau yayasan, Anda juga dapat mengajukan KITAS yang disponsori oleh pasangan Indonesia Anda setelah menikah. Harap diperhatikan bahwa KITAS yang disponsori pasangan berbeda dengan izin tinggal permanen (KITAP). Jika Anda berencana untuk mengajukan KITAP, Anda harus sudah menikah setidaknya selama dua tahun.
Hal penting lainnya yang perlu diingat adalah KITAS yang disponsori pasangan hanya memperbolehkan Anda tinggal di Indonesia, bukan bekerja. Anda memerlukan KITAS kerja jika ingin bekerja di perusahaan atau memulai bisnis sendiri.

KITAS Pensiun
Jenis KITAS ini cocok untuk ekspatriat yang telah mencapai usia 55 tahun dan tidak berencana bekerja di Indonesia. KITAS Pensiun memungkinkan Anda untuk tinggal di Indonesia, menyewa properti, dan memasuki negara sebanyak yang Anda suka. Ini berlaku hanya untuk satu tahun, tetapi dapat diperpanjang empat kali.
Namun, ada beberapa persyaratan yang harus Anda penuhi untuk mengajukan KITAS Indonesia. Selain persyaratan usia, Anda juga perlu mempekerjakan pembantu rumah tangga (pembantu) di Indonesia, perjanjian sewa jangka waktu satu tahun di Indonesia, pensiun bulanan minimal US $ 1.500 atau salinan rekening deposito yang menunjukkan US $ 18.000 di laporan mutasi, dan asuransi kesehatan yang melindungi Indonesia.

KITAS Keluarga (KITAS Tergantung)
KITAS Keluarga atau KITAS tanggungan adalah KITAS Indonesia yang diperoleh pasangan atau anak Anda dengan sponsor Anda. Katakanlah Anda sudah menjadi pemegang KITAS dan Anda berencana untuk tinggal di Indonesia bersama pasangan dan anak Anda di bawah usia 17 tahun. Mereka dapat mengajukan KITAS tanggungan dengan Anda sebagai sponsor mereka.
Harap diperhatikan bahwa KITAS tanggungan atau KITAS keluarga tidak dapat digunakan untuk tujuan kerja. Jangka waktu KITAS tanggungan sama dengan KITAS Anda.
Persyaratan umum untuk mengajukan KITAS
Setiap jenis KITAS memiliki persyaratannya sendiri-sendiri. Namun, ada beberapa persyaratan umum yang perlu Anda perhatikan untuk mengajukan KITAS.
Formulir aplikasi untuk mendapatkan KITAS, yang harus Anda serahkan langsung ke kantor imigrasi;
Paspor asli;
Salinan visa tinggal terbatas (VITAS / VTT);
Salinan rencana pemanfaatan tenaga kerja asing (RPTKA);
Surat jaminan, ditandatangani oleh penjamin;
Surat domisili;
Salinan izin kerja (jika Anda mengajukan KITAS kerja)
Fotokopi tanda terima DPKK (dana pembangunan negara untuk tenaga kerja Indonesia)
Copy akta nikah, hanya berlaku jika Anda sudah menikah (opsional)
Salinan akta kelahiran, hanya berlaku jika Anda memiliki anak (opsional)
Prosedur untuk memperoleh KITAS Kerja
KITAS Kerja diperlukan jika Anda berencana bekerja di perusahaan atau membuka usaha di Indonesia. Ya, meski Anda memiliki jenis KITAS lain, Anda tetap membutuhkan KITAS kerja untuk bisa bekerja secara legal di sini. Prosesnya sedikit berbeda dengan KITAS lainnya.
Memperoleh Persetujuan IMTA dan VITAS
Sebelum mengajukan KITAS kerja, Anda harus mendapatkan izin kerja terlebih dahulu.

Pertanyaan
Izin Tinggal (Izin Pengunjung / KITAS / KITAP) dan Pemegang Izin Tinggal Darurat
1. Saya pemegang Izin Tinggal dan saya
KITAS / KITAP masih bisa diperpanjang. Bolehkah saya
diberikan Izin Tinggal Darurat selama
saya tinggal di Indoensia?
Ya, Anda bisa diberikan. Izin Tinggal Darurat adalah
otomatis diberikan kepada semua jenis Pemegang Izin Tinggal
(bukan untuk pemegang Izin Tinggal Diplomatik dan Pejabat / Dinas)
tanpa proses aplikasi di kantor imigrasi.
2. Ijin Tinggal saya akan segera habis tapi saya
di luar negeri sekarang. Saya tidak bisa masuk ke Indonesia untuk
gangguan perjalanan atau publik yang tidak tersedia
angkutan. Dapatkah saya memperpanjang ITAS / ITAP saya dari
luar negeri (tempat saya tinggal sekarang) atau
aplikasi lepas pantai?
Jika tidak, dapatkah saya diberikan Masa Inap Darurat
Izin selama saya tinggal di luar Indonesia?
Tidak, Anda tidak dapat memperpanjang ITAS / ITAP di luar Indonesia.
ITAS / ITAP Anda hanya dapat diperpanjang di kantor imigrasi
di Indonesia (aplikasi darat). Jika ITAS / ITAP Anda adalah
kadaluarsa selama Anda di luar negeri, ITAS / ITAP Anda tidak akan kadaluarsa
valid lagi dan akan dibatalkan oleh sistem kami. Kamu akan
diwajibkan untuk mengajukan ITAS / ITAP baru di kantor imigrasi.
Tidak, Anda tidak dapat diberikan Izin Tinggal Darurat selama
Anda tinggal di luar Indoensia.
Izin Tinggal Darurat diberikan kepada orang asing yang tinggal di
wilayah Indonesia. Setelah Anda meninggalkan Indonesia, Anda
Izin Tinggal Darurat akan habis masa berlakunya dan Anda tidak bisa
memperluasnya ke luar Indonesia.
3. Visa Saat Kedatangan saya telah habis masa berlakunya dan saya masih tinggal
di Indoensia. Saya telah melebihi masa berlaku visa saya. Bisakah saya
diberikan Izin Tinggal Darurat?
Jika Anda memegang Visa on Arrival yang kedaluwarsa, perpanjangannya, Anda
izin tinggal pengunjung (dari Visa B211 atau D212) telah kedaluwarsa atau habis
telah kedaluwarsa, atau dengan cap bebas visa melebihi 30 hari,
Anda akan diberikan Izin Tinggal Darurat. Anda tinggal lebih lama
hukuman dibebaskan jika Anda tiba pada / setelah 1 Januari 2020.
4. Berapa lama Izin Tinggal Darurat berlaku
untuk?
Izin Tinggal Darurat berlaku hingga pandemi Covid-19
telah berakhir yang secara resmi dideklarasikan oleh orang Indonesia
pihak berwajib.
5. Jika visa atau ijin tinggal saya telah habis masa berlakunya
mana pun yang bisa saya perpanjang atau tidak, akankah saya menjadi
dikenakan hukuman overstay?
Ketentuan dan penalti overstay harus mengikuti
Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. 11 tahun
2020.
Jika Anda telah melebihi izin tinggal Anda lebih dari 60
hari sebelum 1 Januari 2020, Anda akan dihapus dan terdaftar
sebagai orang yang dilarang masuk ke Indonesia dalam gerakan waspada
sistem daftar.
6. Bagaimana cara mengajukan Izin Tinggal Darurat? Setiap warga negara asing akan secara otomatis diberikan
Izin Tinggal Darurat tanpa proses aplikasi di
kantor imigrasi dan dicatat oleh sistem kami.
7. Saya memegang Izin Tinggal Kunjungan yang masih berlaku dari D212
Visa (banyak entri), dan saya
secara otomatis diberikan Kunjungan Darurat
Izin.
Apakah Visa D212 saya masih berlaku? Dapatkah saya menggunakan D212 saya
Visa untuk masuk, setelah saya meninggalkan Indonesia?
Ya, bisa digunakan untuk masuk ke Indonesia setelah Covid-19
krisis selesai, selama Visa D212 Anda masih berlaku.
8. Saya memegang Visa Kunjungan Tamu
B211, kemudian secara otomatis diberikan
Izin Tinggal Darurat. Pada saat
Krisis Covid-19 dinyatakan selesai, saya masih bisa
memperpanjang B211 saya di kantor imigrasi?
Ya, Anda dapat memperpanjang Izin Tinggal Pengunjung Anda B211
Visa di kantor imigrasi, selama izin Anda masih ada
dapat diperpanjang. Prosedur perpanjangan izin Anda akan mengikuti
pengaturan baru oleh Menteri.
9. KTIAS / KITAP saya sudah habis masa berlakunya dan milik saya
paspor telah dicap Return of
Dokumen (2G33). Saya tidak bisa meninggalkan Indonesia.
Apakah saya juga diberikan Masa Inap Darurat
Izin?
Ya, Anda bisa mendapatkan Izin Tinggal Darurat. Kamu adalah
diperintahkan untuk meninggalkan wilayah Indonesia secepatnya
transportasi tersedia. Saat kamu tinggal di Indonesia selama
krisis virus ini, Anda dilarang bekerja atau apapun
aktivitas profesional.
10. Saya memegang Izin Tinggal Darurat. Bagaimana
bolehkah saya meninggalkan Indonesia setelah krisis ini selesai?
Anda dapat meninggalkan wilayah Indonesia seperti biasa.
Peraturan tentang pemberian Exit Pass untuk Emergency Stay
Pemegang izin akan mengikuti pengaturan lebih lanjut oleh
Menteri.
11. Jika negara saya atau negara mana pun terbuka atau tidak a
status kuncian dengan publik yang tersedia
transportasi (penerbangan), apakah saya akan diberikan
Izin Tinggal Darurat sebagai tinggal di
Indonesia lebih aman?
Ya kamu bisa. Setiap warga negara asing di Indonesia adalah
secara otomatis diberikan Izin Tinggal Darurat sesuai
dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020. Setelah virus ada
selesai, Anda harus mengikuti prosedur biasa tentang bahasa Indonesia
Izin Tinggal, dan pengaturan selanjutnya akan dipublikasikan
segera.
12. Apakah hukuman overstay dibebaskan? Ya, hukuman overstay dibebaskan (gratis) selama covid-19 ini
krisis di Indonesia, mengacu pada Peraturan Menteri No.
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 11
tahun 2020.
13. Saya memegang KITAS / KITAP
secara otomatis diberikan Kunjungan Darurat
Izin. Pada saat krisis Covid-19 terjadi

Izin Kerja Orang Asing
Memahami Izin Kerja dan Visa Indonesia untuk Orang Asing
Sebelum mengambil izin kerja ekspatriat, Anda harus mengetahui jangka waktu ekspatriat. Di bagian bawah, seorang ekspatriat merujuk pada pemegang visa dari negara asing dengan maksud untuk mencari nafkah di Indonesia. Definisi tersebut secara jelas diatur dalam Undang-undang No. 13 tahun 2013.

Bagaimana ekspat memiliki kemampuan untuk bekerja dan mendapatkan uang di negara kepulauan, tentu saja, tidak dapat dipisahkan dari perusahaan sponsor atau entitas Indonesia yang mempekerjakan profesional dari luar negeri.

Secara umum, baik pekerja asing dan perusahaan yang mempekerjakan bertanggung jawab untuk mematuhi pedoman pemerintah daerah termasuk persyaratan perizinan dan belum lagi pembatasan. Ada beberapa aspek untuk menyatukan pikiran kita ketika membahas tentang izin kerja orang asing.

Hal-hal penting tersebut termasuk rencana pemanfaatan tenaga kerja asing atau yang lebih dikenal sebagai RPTKA (Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing), Persetujuan Persetujuan Visa dan hal yang sama berlaku dengan izin kerja yang dikenal sebagai IMTA.
Apa itu RPTKA?

Beberapa dari Anda mungkin tidak terbiasa dengan RPTKA. Elemen penting mengarah pada aksesibilitas mendapatkan izin kerja di Indonesia. Sesuai dengan peraturan menteri nomor 12 tahun 2013 yang dinyatakan dalam pasal 5 dan 6, pengusaha yang karyawannya merupakan warga negara asing harus memperoleh RPTKA. Dalam bahasa Inggris, ini pada dasarnya mengacu pada rencana kerja tenaga kerja asing.

Ada beberapa jenis RPTKA. Rencana kerja umum yang dikeluarkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan memiliki validitas dengan jangka waktu maksimum 5 tahun. Itu juga bisa diperpanjang. Yang dengan tujuan untuk pekerjaan kontemporer hanya tersedia selama 6 bulan dan sayangnya tidak dapat diperpanjang. Pergi dengan sifat sementara berarti bahwa pekerjaan Anda harus dibuat pada titik waktu tertentu. Dan tujuan dari pekerjaan Anda adalah di bidang pemasangan mulai dari produk percobaan hingga mesin.

Berbeda dengan jenis sebelumnya, RPTKA dengan pekerjaan darurat memungkinkan karyawan asing untuk melakukan pekerjaan dengan masa tinggal maksimum satu bulan. Berita buruknya adalah bahwa orang-orang tidak dapat memperpanjang masa tinggal mereka. Selain itu, kerugian yang berakibat fatal bagi korporasi mungkin terjadi jika pekerja tidak langsung memperlakukannya.

Bagaimana dengan RPTKA yang digunakan untuk pekerjaan yang berhubungan dengan zona ekonomi khusus? Ternyata ia datang tanpa batasan dalam hal waktu tertentu. Dan jenis terakhir disebut bisnis jasa impresario.

Apa itu Visa Rekomendasi Persetujuan?Sebelum mendapatkan izin kerja atau IMTA, perusahaan sponsor yang mempekerjakan Anda harus mengatur visa rekomendasi persetujuan (TA01). Yang ini pada dasarnya adalah persyaratan dasar bagi pekerja asing untuk mendapatkan visa kerja di Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia.

Visa rekomendasi persetujuan (TA01) tidak berlaku untuk pembaruan – itu dirancang untuk melengkapi izin kerja baru. Berapa lama validitas TA01? Itu sekitar dua bulan. Dan apa konsekuensinya jika orang tidak masuk ke wilayah Indonesia? Majikan berkewajiban untuk mengirim surat pembenaran kepada kementerian terkait.
Bagaimana cara Mendaftar Izin Kerja di Indonesia?

Memahami Izin Kerja dan Visa Indonesia untuk Orang Asing
Itulah pertanyaan umum bagi kebanyakan orang asing yang berencana menjadi ekspatriat yang mencari izin kerja di Indonesia. Untuk menghindari kesalahpahaman, Anda harus memperhatikan langkah-langkah berikut ini terkait dengan pengajuan konsesi.
Dapatkan RPTKA

Tidak perlu dikatakan, perusahaan sponsor Anda di Indonesia adalah pihak yang bertanggung jawab untuk mengelola rencana ketenagakerjaan asing yang lebih dikenal sebagai RPTKA. Entitas diharuskan untuk menyerahkan rencana tersebut kepada otoritas Indonesia yang bernama Kementerian Tenaga Kerja.

Jika Anda menggunakan RPTKA yang disediakan untuk pekerjaan kontemporer dengan masa berlaku yang mencapai hingga 6 bulan, Anda perlu mendapatkan gagasan tentang persyaratan sehubungan dengan tujuan pekerja asing.
RPTKA kontemporer Anda akan disetujui jika Anda.

Izin Kerja di Indonesia dari A hingga Z

Jika Anda pernah mencari secara online untuk informasi tentang izin kerja di Indonesia, kemungkinan Anda sudah tahu bahwa jika Anda ingin bekerja di Indonesia, Anda akan memerlukan izin kerja. Namun, penting bagi Anda untuk mengetahui bahwa kadang-kadang informasi online mengenai aplikasi visa di Indonesia mungkin hanya akurat pada saat penulisan. Hukum Keimigrasian di Indonesia cepat berubah. Jadi saran kami adalah memastikan peraturannya mutakhir dari waktu ke waktu.

IMTA VS. KITAS

Ada kebingungan umum bahwa izin kerja adalah KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas). Yang benar adalah, nama asli untuk izin kerja adalah IMTA (Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing), juga dikenal sebagai Izin Kerja Asing sementara. Dan kemudian dengan izin kerja Anda IMTA, imigrasi di Indonesia akan melanjutkan dengan penerbitan izin tinggal terbatas (VITAS) dan kartu izin tinggal terbatas (KITAS) untuk Anda.

Anda perlu mendapatkan VITAS sebelum Anda mendapatkan KITAS. Jadi ketika seseorang menyebutkan KITAS, mereka biasanya berbicara tentang izin kerja. Untuk menghindari kebingungan, kami akan menggunakan izin kerja di seluruh artikel.

Pelajari lebih lanjut dalam Panduan Lengkap Anda untuk Izin Tinggal Terbatas / KITAS di Indonesia.

IZIN KERJA VS. VISA BISNIS

Banyak orang tidak tahu perbedaan antara ijin kerja dan visa bisnis di Indonesia. Apakah Anda seorang arsitek yang bercita-cita tinggi, menghadiri konferensi bisnis di luar negeri, atau perusahaan yang mengirim staf ke luar negeri untuk suatu proyek, mengetahui mana dari kedua visa yang dibutuhkan bisa sangat rumit.

Dua visa umum untuk melakukan bisnis di Indonesia adalah visa bisnis dan izin kerja, dan perbedaan mendasar antara kedua visa tersebut adalah:

Visa bisnis Indonesia adalah untuk tugas-tugas bisnis di Indonesia – seminar, konferensi, pelatihan tidak dibayar, dll. – dan tidak dapat dianggap sebagai pekerjaan atau mendapat pekerjaan.

Izin kerja Indonesia digunakan untuk layanan yang dianggap sebagai pekerjaan atau dalam bentuk tenaga kerja, dengan kompensasi upah dan gaji.

PERSYARATAN YANG HARUS ANDA KETAHUI

Untuk Pengusaha di Indonesia

Pasal 5 dan 6 dari Peraturan Menteri 12 tahun 2013, sehubungan dengan Prosedur Penggunaan Tenaga Kerja Asing, pengusaha di Indonesia yang bermaksud merekrut karyawan asing perlu mendapatkan Rencana Pemanfaatan Tenaga Kerja Asing (RPTKA). Menteri Tenaga Kerja di Indonesia adalah orang yang menerbitkan RPTKA.

Untuk Karyawan Asing

Persyaratan umum untuk mendapatkan izin kerja di Indonesia, sesuai dengan Pasal 36, Peraturan Pemerintah No. 35 tahun 2015, dijelaskan sebagai berikut:

Anda memiliki pendidikan yang memenuhi syarat untuk posisi itu

Memiliki sertifikat kompetensi atau pengalaman kerja minimum lima tahun yang terkait dengan posisi tersebut

Menampilkan surat pernyataan dan laporan pelatihan yang menunjukkan mengapa transfer pengetahuan dan keterampilan keahlian wajib, dan pengaruhnya terhadap pemberi kerja di Indonesia

Memiliki bukti asuransi dari perusahaan asuransi di Indonesia (mis. Asuransi Kesehatan Nasional Indonesia yang dikelola oleh BPJS)

Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan telah terdaftar di Sistem Jaminan Sosial Nasional (Jaminan Sosial Nasional) jika Anda telah bekerja di Indonesia selama lebih dari enam bulan

Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui bahwa, berdasarkan Undang-Undang Imigrasi Indonesia Pasal 4, Peraturan No. 31 tahun 2013, orang asing tidak berhak untuk bekerja dan mendapatkan izin kerja untuk kategori berikut di Indonesia:

  1. Sumber daya manusia
  2. Kontrol Kualitas dan Inspeksi
  3. Badan hukum
  4. Manajemen rantai persediaan
  5. Urusan Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan.
  6. izin kerja 2

PROSES PENGAMANAN IZIN KERJA DI INDONESIA

Proses mendapatkan ijin kerja di Indonesia bisa membosankan dan kesabaran adalah kuncinya. Kami akan memandu Anda melalui proses umum di bawah ini:

Perusahaan sponsor Anda menerima persetujuan RPTKA untuk proposal tersebut, dari Kementerian Tenaga Kerja Indonesia.

Perusahaan sponsor Anda harus melalui proses Pra-IMTA / Izin Kerja Pra-kerja, dan diberi tahu lamanya Anda dapat tinggal dan bekerja di Indonesia

Pembayaran dimuka sebesar USD100 / bulan akan dibayarkan untuk DKP-TKA (Dana Pengembangan dengan imbalan mempekerjakan pekerja asing).

Dengan persetujuan izin kerja atau IMTA, Anda sekarang dapat bekerja secara legal di Indonesia.

Dengan ijin kerja Anda, imigrasi di Indonesia akan mengeluarkan Anda VITAS.

Anda harus mengubah VITAS Anda menjadi KITAS setelah tiba di Indonesia.

VALIDITAS IZIN KERJA DI INDONESIA

Validitas izin kerja di Indonesia berkisar dari satu bulan hingga dua belas bulan. Tanggal validasi tergantung pada jenis industri tempat Anda bekerja. Selain itu, itu juga tergantung pada jenis RPTKA perusahaan sponsor. Izin kerja yang berbeda dengan validitas masing-masing adalah sebagai berikut:

Izin Kerja Darurat atau Darurat

Izin ini memiliki validitas 1 bulan. Pekerjaan mendesak dan pekerjaan yang membutuhkan tindakan segera biasanya menggunakan izin semacam ini. Izin ini diizinkan untuk mencegah konsekuensi yang merugikan bagi perusahaan sponsor atau masyarakat secara keseluruhan.

Izin Kerja Sementara

Dengan masa berlaku 2 hingga 6 bulan, izin kerja sementara berlaku untuk orang asing di industri seperti perdagangan, layanan, dan konsultasi. Ini juga berlaku untuk pekerja asing atau buruh di sektor-sektor seperti pemeliharaan dan pemasangan mesin.

Izin Kerja Jangka Panjang

Juga dikenal sebagai izin kerja normal, berlaku selama 7 hingga 12 bulan untuk ekspatriat di tingkat manajemen yang lebih tinggi seperti manajer, direktur, dan komisaris.

SANKSI UNTUK TIDAK MEMILIKI IZIN KERJA DI INDONESIA

Dengan kebingungan antara izin kerja dan visa kerja, beberapa orang asing atau investor mungkin membuat panggilan yang salah. Khusus untuk direktur atau anggota dewan perusahaan di Indonesia, Anda harus mendapatkan IMTA untuk tinggal selama waktu yang signifikan.

Baik sengaja atau tidak – tidak mengamankan IMTA Anda berarti Anda melanggar Undang-Undang Imigrasi di Indonesia. Untuk itu, Anda mencari denda yang lumayan Rp 500 juta. Selain denda, Anda harus menghadapi 5 tahun penjara. Karena itu, selalu berkonsultasi dengan agen atau spesialis untuk perincian dan versi terbaru hukum imigrasi.

Selanjutnya, perusahaan yang mempekerjakan pekerja asing untuk pekerjaan darurat atau darurat dapat mengajukan permohonan persetujuan RPTKA dari Menteri atau pejabat yang ditunjuk setelah dimulainya pekerjaan oleh karyawan asing tersebut. Namun, itu harus diterapkan paling lambat dua hari kerja setelah dimulainya pekerjaan.

Pengusaha harus mencatat bahwa pekerja asing tidak dapat dipekerjakan di departemen sumber daya manusia perusahaan mana pun di Indonesia dan / atau dalam pekerjaan tertentu lainnya yang ditentukan oleh pemerintah.

Langkah 2: Laporkan ke Kementerian Tenaga Kerja dan dapatkan IMTA

Setelah RPTKA disetujui, perusahaan harus mengajukan aplikasi untuk IMTA dan informasi data kandidat asing mengenai aspek-aspek seperti jenis kelamin, kebangsaan, tempat dan tanggal lahir, nomor paspor, validitas paspor, posisi dan periode kerja, sertifikat pendidikan dan sertifikasi pekerjaan pengalaman di antara dokumen-dokumen lain kepada Kementerian Tenaga Kerja.

Di bawah peraturan baru, pejabat atau menteri terkait akan memproses informasi pekerja asing dan menyetujui IMTA dalam waktu tidak lebih dari dua hari kerja.

IMTA secara hukum memberi wewenang kepada perusahaan untuk mempekerjakan pekerja asing dan dikeluarkan untuk jangka waktu maksimum satu tahun. Namun, dapat diperpanjang sesuai dengan periode validitas RPTKA, masing-masing untuk periode maksimum dua tahun.

Dokumen yang diperlukan untuk mendapatkan IMTA

  • Persetujuan RPTKA;
  • Surat rekomendasi dari kementerian teknis, jika berlaku;
  • Salinan paspor expat;
  • Bukti pendidikan yang relevan dengan posisi yang akan diadakan oleh ekspatriat;
  • Sertifikat kompetensi atau pengalaman kerja minimal lima tahun di posisi yang relevan dengan posisi itu;
  • Pernyataan dari expat yang setuju untuk mentransfer ilmunya kepada rekanan Indonesia;
  • Salinan perjanjian kerja rekan kerja Indonesia;
  • NPWP, jika ekspat bekerja lebih dari enam bulan;
  • Polis asuransi yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi yang didirikan di Indonesia;
  • Kebijakan Jaminan Sosial Nasional, jika bekerja di Indonesia lebih dari enam bulan;
  • Kwitansi pembayaran DKP-TKA (US $ 1.200 per tahun); dan
  • Dua foto berwarna

Ada dua jenis visa kerja yang tersedia bagi pekerja asing yang berencana untuk bekerja dan tinggal di Indonesia: KITAS (Izin Tinggal Terbatas)atau saat ini menjadi e iTAS ( Itas Elektronik), izin tinggal terbatas, yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia melalui kantor imigrasi setempat; dan KITAP (Kartu Izin Tinggal Tetap), izin tinggal permanen yang tersedia untuk aplikasi hanya bagi pekerja asing yang telah memegang ITAS selama minimal tiga tahun berturut-turut.

Sementara KITAS adalah izin tinggal terbatas, VITAS (Visa Izin Tinggal Terbatas) adalah visa izin tinggal terbatas, prasyarat untuk penerbitan ITAS.

Dalam artikel ini, kami membahas prosedur dan dokumentasi yang diperlukan untuk mendapatkan KITAS.

Prosedur dan dokumen yang diperlukan untuk mendapatkan Visa Kerja ITAS
Di Indonesia, aplikasi untuk Visa Kerja ITAS dilakukan oleh majikan atas nama karyawan asing mereka dan melibatkan prosedur berikut.

Langkah 1: Mencari persetujuan pemerintah dan menyerahkan Rencana Penempatan Tenaga Kerja Asing – RPTKA)

Perusahaan yang ingin mempekerjakan warga negara asing harus mendapatkan persetujuan resmi pemerintah sebelum mengajukan permohonan visa izin tinggal.

RPTKA (Rencana Penempatan Orang Asing)

RPTKA adalah singkatan dari Rencana Penempatan Tenaga Kerja Asing, atau Rencana Penempatan Orang Asing.

Pemerintah Indonesia memiliki pedoman ketat tentang keahlian asing apa yang diperlukan untuk pembangunan negara. Pedoman ini menentukan siapa yang bisa dikeluarkan izin kerja. Lihat Mempekerjakan Orang Asing untuk informasi lainnya.

Dokumen umum yang diperlukan untuk mendapatkan RPTKA untuk posisi pekerjaan ekspatriat:

Sebuah surat yang merinci alasan mempekerjakan ekspat dan posisi spesifik apa yang akan dipegang oleh ekspatriat

Formulir aplikasi RPTKA

  1. Akta Pendirian perusahaan, Persetujuan Menteri dan penyesuaian
  2. Modal disetor perusahaan minimal harus Rp. 1.000.000.000
  3. Dokumen standar perusahaan: LOD, NPWP, TDP dan SIUP (atau IUT untuk PT PMA)
  4. Bagan organisasi perusahaan
  5. Surat rekomendasi dari kementerian teknis (mis. Pendidikan, Transportasi, Minyak 7 Gas, Penambangan) Ini tidak diperlukan untuk perusahaan perdagangan atau konsultan.
  6. Satu karyawan pendamping Indonesia per ekspat – tidak diharuskan untuk direktur dan komisaris atau direktur / komisaris non-residen
  7. Rencana pendidikan dan pelatihan untuk mitra kerja Indonesia
  8. Wajib Lapor Ketenagakerjaan (WLK), sebuah laporan tahunan yang menyatakan jumlah ekspatriat dan karyawan lokal

Efektif 01 Desember 2014, kantor Kementerian Tenaga Kerja di Jl. Gatot Subroto di Jakarta telah mengisolasi sistem baru untuk menerima semua aplikasi. Semua jenis aplikasi – seperti RPTK, TA01 & izin kerja IMTA, Amandemen RPTK, TA01 / Izin Kerja – hanya dapat ditinjau / diproses oleh kantor Departemen Tenaga Kerja.

Jika perusahaan yang mendaftar telah memperoleh nomor antrian online (barcode) setelah mengirimkan aplikasi online di situs web tka-online. Setiap aplikasi harus menggunakan nama pengguna perusahaan, di mana tanggal aplikasi hardcopy di kantor Departemen Tenaga Kerja akan diputuskan oleh Otoritas.

Untuk perusahaan Penanaman Modal Asing yang hanya memiliki “Izin Pokok” (izin awal) dan belum memiliki Lisensi Permanen “IUT” (Ijin Usaha Tetap) untuk jabatan selain Direktur atau Komisaris, kantor Departemen Tenaga Kerja hanya akan memberikan pekerjaan otorisasi untuk kurang dari 6 bulan (klausa ini adalah sesuai dengan peraturan Departemen Tenaga Kerja “Permenakertrans No. 12, Tahun 2013 pasal 12 (C)).

Jadi implikasi dari sistem baru ini adalah, misalnya:

Pada tanggal 9 Desember, kami berhasil mengajukan permohonan TA01 secara online untuk klien kami dan kantor Departemen Tenaga Kerja secara otomatis memberi kami tanda terima / undangan # 077 untuk datang ke kantor Departemen Tenaga Kerja untuk mengajukan permohonan hardcopy pada tanggal 7 Januari 2015. TA01 akan diselesaikan dalam waktu 4 hari kerja sejak 7 Januari 2015.

Sistem antrean online baru ini memperpanjang jumlah hari yang diperlukan untuk memproses aplikasi TA01 dan izin Tenaga Kerja lainnya seperti RPTK, izin IMTA / Bekerja, dll. Harap pertimbangkan hal ini saat mengerjakan dokumen Anda.

IMTA – Ijin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing

Setelah RPTKA diberikan oleh pemerintah, maka perusahaan yang mempekerjakan ekspatriat perlu mengajukan Izin Kerja – IMTA. Ini adalah satu-satunya otorisasi hukum yang diberikan kepada perusahaan untuk mempekerjakan orang asing. Jika ekspat yang bekerja di Indonesia tidak memegang IMTA, mereka tidak bekerja secara legal di Indonesia.

Setelah memastikan persetujuan yang diperlukan sudah ada, TA-01 dikeluarkan, dan kemudian izin kerja, Izin Kerja Tenaga Asing (IKTA) dikeluarkan oleh Kementerian Tenaga Kerja (Kemenakertrans) setelah kedatangan Anda dan penerbitan Kartu ITAS dan telah membayar DPKK tahunan Anda.

Jika perusahaan ingin mempekerjakan orang asing, perusahaan harus menyerahkan RPTKA (di atas) kepada Departemen Tenaga Kerja jika perusahaan yang mempekerjakan itu adalah perusahaan domestik atau ke BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal jika perusahaan tersebut adalah perusahaan investasi asing.

Dalam investasi asing / Perusahaan PMA, izin kerja untuk posisi senior (seperti Direktur yang dipegang oleh orang asing adalah selama tiga tahun dan dapat diperpanjang sebelum berakhirnya (Catatan: Posisi direktur dipegang oleh orang asing hanya berlaku untuk perusahaan investasi asing / PMA). Slot posisi lain di RPTKA hanya untuk satu tahun dan dapat diperbarui setiap tahun, biasanya hingga beberapa tahun.

Perusahaan kecil Indonesia yang tergabung dalam CV tidak diperbolehkan untuk menyewa ekspatriat. Apa yang disebut “perusahaan menengah” hanya diperbolehkan untuk menyewa dua ekspatriat. Di perusahaan besar tidak ada batasan jumlah ekspatriat yang dipekerjakan, asalkan a

Dokumen yang diperlukan untuk mendapatkan RPTKA

  1. Formulir aplikasi RPTKA;
    Surat yang menjelaskan alasan mempekerjakan orang asing, dan perannya dalam perusahaan;
    Salinan tindakan perusahaan;
    Dokumen standar perusahaan; nomor pajak (NPWP), dan surat izin usaha (SIUP);
    Rekomendasi dari lembaga lain untuk jenis perusahaan tertentu seperti Minyak dan Gas Bumi, pertambangan dan transportasi;
  2. Salinan Wajib Lapor – laporan tahunan ke departemen tenaga kerja yang menyatakan jumlah ekspatriat dan pekerja lokal yang dipekerjakan di perusahaan;
    Struktur organisasi perusahaan; dan
  3. Salinan KTP (kartu identitas Indonesia) dari seorang rekan kerja Indonesia.

Sesuai dengan Peraturan Presiden yang baru yang diberlakukan pada tanggal 29 Maret 2018, perusahaan yang mempekerjakan pekerja asing di posisi berikut tidak perlu mengajukan permohonan RPTKA mulai 29 Juni 2018:

Pemegang Saham, yang merupakan anggota dewan direksi atau anggota dewan komisaris pemberi kerja;
Pejabat diplomatik dan konsuler untuk perwakilan negara asing; dan
Untuk jenis pekerjaan tertentu yang dibutuhkan oleh pemerintah.

KITAS Investor di Indonesia: Semua yang Perlu Anda Ketahui!

Salah satu hal yang paling tidak menyenangkan tentang mendapatkan visa di Indonesia adalah biaya izin kerja – terutama untuk pemilik bisnis baru!
Namun, pada tahun 2019, Pemerintah Indonesia meluncurkan kembali KITAS Investor sehingga lebih mudah diperoleh, serta penghematan finansial yang besar.

apa itu KITAS Investor dan kapan diperkenalkan?

Padahal KITAS Investor sebenarnya sudah berlaku sejak 2011, berdasarkan UU No. 6/2011 dan kemudian diedit kembali pada 2018; baru setelah rebranding pada tahun 2019 terjadi perubahan signifikan – menjadikan jenis KITAS ini salah satu visa paling populer untuk dimiliki di negara ini.

Apa keuntungan memilih KITAS Investor dibandingkan KITAS Kerja?

Berdasarkan amandemen BKPM selanjutnya atas Keputusan Presiden BKPM no.5 / 2019, Indonesia menawarkan keuntungan lebih bagi investor yang berada di Indonesia. Sebelum peraturan ini diterbitkan, investor perlu mengajukan KITAS Kerja (Kode indeks 312), beserta izin kerja senilai US $ 1.200 (Rp17,3 juta) per tahun, sebagai dana wajib.

Akibatnya, karena amandemen ini, Izin Kerja tidak lagi diperlukan bagi pemegang KITAS Investor – mengurangi pengeluaran visa sebesar US $ 100 (Rp1,4 juta) per bulan / $ 1200 (Rp17,3 juta) per tahun.

Berapa banyak uang yang umumnya dihemat orang dengan memilih KITAS investor daripada KITAS Kerja?

Jika Anda memenuhi syarat untuk KITAS Investor, Anda dapat menghemat sedikit uang. KITAS Investor tersedia dalam dua jangka waktu: satu tahun dan dua tahun.

Misalnya, dengan memilih KITAS Investor dua tahun, Anda akan menghemat US $ 2.400 (Rp35 juta) selama jangka waktu tersebut karena dana DPKK tidak wajib serta pemrosesan KITAS tahunan dan biaya terkait. Rata-rata, pelanggan kami menghemat sekitar Rp40 juta selama masa visa dua tahun!

Siapa yang dapat mengajukan KITAS Investor?

Sebelum KITAS Investor diperoleh, modal dasar perusahaan harus melebihi Rp10 miliar dan harus ada minimal 25 persen dari modal dasar disetor. Untuk perusahaan yang didirikan sebelum 2009, investasi modal yang lebih rendah dimungkinkan

Sebagai investor yang tidak memiliki posisi di perusahaan PMA, tetapi dengan saham pribadi lebih dari Rp1,125 miliar, Anda juga berhak mengajukan KITAS Investor. Namun, pekerjaan tidak diizinkan.

Bisakah Anda bekerja menggunakan KITAS Investor?
,Apakah KITAS Investor dapat diperpanjang atau Anda perlu membatalkannya setelah jangka waktunya habis?

Ya, itu terbarukan.

Apakah mungkin untuk mendapatkan KITAP Investor?

Ya, itu mungkin.

Bisakah perusahaan mengajukan lebih dari satu KITAS Investor?

Ya, satu perusahaan dapat mengajukan lebih dari satu KITAS Investor selama saham asing tersebut tercantum dalam Akta Pendirian Perusahaan dan jumlah sahamnya minimal Rp1 miliar.

Bisakah KITAS Investor mendukung visa tanggungan?

KITAS Investor dapat mendukung tanggungan.

KITAS In English

KITAS MANAGEMENT SERVICES
INDONESIA WORKING PERMIT
Cheap KITAS Management Services 2021
KITAS is a Limited Stay Permit Card that is given to Foreign Citizens who will stay in Indonesia for the purpose of work, KITAS can be given to Foreign Citizens, among others:
Commissioner/Director/Other Foreign Workers (Workers/Directors)
Investors who own shares of Foreign Investment Companies in Indonesia
Children who at the time of birth in the territory of Indonesia from their father/or mother holder of a Limited Stay Permit Card
Foreigner who is legally married to an Indonesian citizen (limited residence permit card for Indonesian husband/wife)
Children of foreigners (parents of Limited Stay Permit Card holders) who are legally married to Indonesian citizens (Mixed marriages of children of KITAS holders)
Foreigners who join their husband or wife holding a limited stay permit (Mixed Marriage)
Children of foreign citizenship who join the father and/or mother of Indonesian Citizens (Children of Mixed Marriage)
Children who are under 18 (eighteen) years old and unmarried who join the father and/or mother holding a limited stay permit or permanent residence permit (Child with the parents of this card holder)
Foreigners, former Indonesian Citizens (Ex-WNI)
Retired foreigners who want to live in Indonesia (Only for Certain Countries) (Retirement)
The captain, crew, or foreign experts on board ships, floating equipment, or installations operating in Indonesian waters and jurisdictions
We provide KITAS making services with full service and fast response.
Experienced and trusted
No need to bother filling out the form
Accompanied by professionals in the field
100% Privacy Protected‎
NO DESCRIPTION DAYS PRICE (IDR)
1 RPTKA (Plan of Use Foreign Workers) – –
2 Work Permit Recommendations – –
3 IMTA (Working Permit) – –
4 ITAS (Limited Stay Permit) Administration – –
5 Telex VITAS (Limited Stay Visa)
PRICE FOR OUTSIDE JAKARTA
NO DESCRIPTION DAYS PRICE (IDR)
1 KITAS package region TANGERANG 59 CALL
2 KITAS package region BEKASI / CIKARANG / SERANG / DEPOK 59 CALL
3 KITAS package region KARAWANG / PURWAKARTA 59 CALL
4 KITAS package region BOGOR etc 59 CALL
Notes:
The price listed does not include the making Exit Re-entry Permit ( Compulsive of KITAS Holder ) and making WLK Law no. 7
PRICE FOR EXIT & RE-ENTRY PERMIT
NO DESCRIPTION DAYS PRICE (IDR)
1 Multiple Exit Re-entry Permit (Valid for 12 months) 7 CALL
2 Multiple Exit Re-entry Permit (Valid for 6 months) 7 CALL
3 Exit Permit Only 7 CALL
OTHERS
NO DESCRIPTION DAYS PRICE (IDR)
1 Compulsory Labor Report / Law no. 7 5 CALL
2 ACC Insurance 3 CALL
KITAS Registration Requirements / TKA Work Permits
For the registration stage, please attach a color scan:

Director’s ID card
Business permit
SK Domicile / Business Location Permit
TDP / NIB
NPWP
SK Ratification of Deed
Deed of establishment
Mandatory Labor Report / WLK UUNo. 7
Organizational structure
Company Letterhead
KTP of one of the Indonesian citizens as a foreign worker companion T
Prospective Foreign Workers / TKA:
Latest passport valid for at least 18 months
Last diploma
Red background photo (women wearing shirts, men wearing shirts + ties)
Additional Terms for KITAS Extension:
KITAS
Latest Passport
IMTA
Old DPKK & New DPKK
RPTKA
Report Presence
STM, SKPPS, SKTT
TKA NPWP & BPJS Employment
Package Included:
RPTKA
Work Permit Recommendation
Work Permit / IMTA
Telex ( for new applications only )
KITAS / ITAS
If ITAS Valid For 6 Months :
(additional if the KITAS obtained is more than 6 months):
Certificate of Police Report
SKPPS & SKTT
Presence Report of Foreign Labor
Cheap KITAS Management Services 2021
Notes:
The list of requirements above is a general requirement, the applicant must complete additional requirements if requested by the granting agency
Approval or rejection of the application is the full authority of the granting agency
If the registration of the foreign worker position is approved, the prospective foreign worker must have a residence address in Indonesia, a letter of work experience, and insurance.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *