0811-6828-737 Jasa Izin Pembuatan PT | PMA

  • JASA PENGURUSAN PT
  • JASA PEMBUATAN PT
  • JASA BIKIN PT
  • JASA MENGURUS PT
  • JASA IZIN PT di Jakarta
  • JASA URUS PT murah
  • JASA BIKIN PT murah
  • JASA BUAT PT murah
  • JASA PT murah
  • BIRO JASA PT Jakarta

Kriteria penetapan nama Perseroan Terbatas (PT) di Indonesia
Penamaan Perseroan Terbatas (PT) dapat menjadi kegiatan yang merepotkan di Indonesia. Nama perusahaan harus diperiksa dan didaftarkan di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada awal Proses Pembentukan Perusahaan. Proses ini dilakukan oleh Notaris Publik dan dapat memakan waktu 3-5 hari kerja.

Investor harus mengikuti peraturan yang disebutkan di bawah ini dalam memutuskan nama untuk perusahaannya (PT) :
Perseroan Terbatas (PT) di Indonesia dilarang menggunakan nama yang telah digunakan secara sah oleh PT/ Perseroan Terbatas lain atau pada hakekatnya sama dengan nama Perseroan lain;bertentangan dengan ketertiban umum dan/atau etika;sama atau identik dengan nama-nama Lembaga negara, Lembaga Pemerintah, atau Lembaga Internasional, kecuali hanya yang diberi kuasa oleh yang bersangkutan;

tidak sesuai dengan maksud, tujuan dan kegiatan usaha Perseroan Terbatas atau hanya menyatakan maksud dan tujuan Perseroan tanpa nama yang tepat; terdiri dari angka, huruf, karakter, atau kombinasi dari hal-hal tersebut di atas yang tidak membentuk kata/kata yang bermakna memiliki arti yang setara dengan Perusahaan, Badan Hukum, atau Organisasi Pemerintah.
Frase “Perseroan Terbatas” atau singkatan “PT” harus diawali dengan semua nama perusahaan. (yaitu PT. ABC Indonesia, T. XYZ dll.)

Bagi Perusahaan Terbuka (Perseroan Terbuka), selain awalan “PT” ditambahkan singkatan “Tbk” di akhir nama Perusahaan.
Bagaimana Mendirikan Perusahaan Asing (PT PMA) di Indonesia?
Indonesia menawarkan peluang besar bagi investor asing karena jumlah penduduk yang besar dan muda, konsumsi yang meningkat, sumber daya alam yang melimpah, dan tenaga kerja yang murah. Oleh karena itu, setiap tahun realisasi penanaman modal asing (FDI) di Indonesia cenderung tumbuh. Bagian ini membahas pendirian perseroan terbatas penanaman modal asing di Indonesia, yang dikenal sebagai PT/ Perseroan Terbatas Penanaman Modal Asing (disingkat PT PMA).

Ini adalah badan hukum yang melaluinya investor asing dapat melakukan kegiatan komersial di Indonesia.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal (UU Penanaman Modal Baru), penanaman modal asing di Indonesia didefinisikan sebagai kegiatan penanaman modal yang dilakukan oleh penanam modal asing dengan tujuan untuk menjalankan usaha di wilayah Indonesia. Badan hukum yang melaluinya orang asing, perusahaan asing, atau badan pemerintah asing dapat menjalankan bisnis di Indonesia (artinya menghasilkan aliran pendapatan dan keuntungan) adalah PT PMA. Pendirian PT PMA diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UU Perseroan Terbatas). Perusahaan semacam itu bisa 100 persen dimiliki asing atau sebagian dimiliki asing.

Penting untuk ditekankan bahwa berbagai sektor di Indonesia tertutup, atau tertutup sebagian, terhadap investasi asing. Untuk mengetahui sektor mana yang terbuka untuk investasi asing, Anda perlu mengakses Daftar Negatif Investasi (Daftar Negatif Investasi), daftar yang disusun – dan direvisi secara berkala (!) – oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Jika suatu sektor tertutup sebagian untuk investasi asing, maka daftar tersebut menyatakan persentase maksimum kepemilikan asing yang diizinkan. Ini berarti bahwa Anda perlu memiliki mitra lokal (Indonesia) untuk terlibat dalam bisnis di sektor tertentu.

Ringkasnya, ada dua pertanyaan dasar yang harus ditanyakan oleh orang asing kepada diri sendiri sebelum berinvestasi di Indonesia:

1. Jenis badan hukum apa yang saya butuhkan? Perusahaan (PT PMA) atau Kantor Perwakilan (KPPA)?
Apakah Anda berencana untuk menghasilkan pendapatan, keuntungan atau terlibat dalam penjualan langsung di Indonesia, maka Anda memerlukan PT PMA. Apakah Anda ingin menjajaki peluang bisnis di Indonesia untuk perusahaan asing Anda (melalui riset pasar, networking, dll) tanpa melakukan transaksi komersial, maka lebih baik mendirikan kantor perwakilan (jika riset tersebut menunjukkan hasil positif maka Anda dapat memutuskan untuk mendirikan PT PMA di kemudian hari).
2. Apakah sektor yang ingin saya investasikan terbuka untuk investasi asing? Jika ya, berapa persentase kepemilikan yang diperbolehkan bagi investor asing?
Untuk jawabannya, lihat lebih dekat Daftar Negatif Investasi (revisi terakhir dilakukan melalui Peraturan Presiden No. 44/2016). Jika sektor ini membutuhkan kepemilikan domestik sebagian, maka Anda memerlukan mitra lokal. Jika Anda tidak memiliki mitra lokal yang cocok, kami dapat mencoba mencarikannya untuk Anda (hubungi kami di sini untuk informasi lebih lanjut).
Tata Cara Pendirian Perusahaan Penanaman Modal Asing (PT PMA) di Indonesia
Jika setelah mempertimbangkan pertanyaan-pertanyaan di atas, Anda memutuskan untuk mendirikan perusahaan asing di Indonesia, maka Anda perlu beralih ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Indonesia, yang merupakan lembaga layanan penanaman modal dari pemerintah Indonesia dan menangani penanaman modal asing. Meskipun BKPM baru-baru ini meningkatkan layanannya, namun tetap saja dapat menjadi usaha yang berbahaya bagi orang asing (terutama yang baru di Indonesia dan belum mempelajari bahasa dan adat istiadat) untuk mengurus semua izin PT PMA secara tepat waktu dan lancar.

Untuk menghindari masalah, kebanyakan investor asing lebih suka menggunakan jasa perusahaan lokal, yang khusus mendirikan PT PMA atau kantor perwakilan, untuk menangani semua prosedur di BKPM dan lembaga lain (investor asing hanya perlu untuk mengirim semua dokumen yang diperlukan ke perusahaan lokal ini). Ada banyak perusahaan lokal Indonesia yang menawarkan “paket pendirian perusahaan” kepada investor asing. Tergantung pada sektornya, biaya untuk pendirian PT PMA dapat bervariasi, tetapi umumnya paket semacam itu akan menelan biaya sekitar USD $3.000 dan membutuhkan waktu sekitar sepuluh minggu untuk diselesaikan. Indonesia Investments juga menawarkan layanan ini (hubungi kami di sini untuk informasi lebih lanjut).

Anda tidak perlu mendirikan PT PMA dari awal. Anda juga dapat memutuskan untuk mengakuisisi PT PMA atau Perseroan Terbatas (PT) yang sudah ada. Mengenai yang terakhir, karena PT adalah perseroan terbatas lokal, maka perlu diubah menjadi PT PMA setelah akuisisi.
Secara umum, lisensi/dokumen berikut diperlukan untuk pendirian PT PMA di Indonesia:
Perkiraan waktu (hari)
• Izin Prinsip & Izin Usaha dari BKPM 7
• Akta Pendirian PT PMA (berisi Anggaran Dasar)
dilegalisir oleh Notaris 1 sd 2
• Pengesahan status badan hukum PT PMA oleh
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia 10
• Surat Domisili dari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *