+62811-6828737 Jasa Pembuatan Kitas di Imigrasi terdekat

PT. MASTERPIECE JASA, (+62) 08116828737

Membantu dengan biaya terjangkau Jasa Pengurusan KITAS/ Pembuatan e itas/ Kitas dimasa Resesi Wabah Corona, Covid 19

  • JASA PENGURUSAN KITAS 
  • JASA PEMBUATAN KITAS MURAH
  • AGEN PEMBUATAN KITAS
  • JASA MENGURUS e Itas/ KITAS
  • BIAYA JASA MENGURUS KITAS
  • BIAYA PERPANJANGAN KITAS
  • JASA PENGURUSAN KITAS
  • JASA PERPANJANG KITAS
  • JASA BUAT KITAS
  • JASA BIKIN KITAS/ e iTAS
  • PROMO JASA MENGURUS PERPANJANGAN KITAS
  • HARGA SPECIAL JASA PENGURUSAN KITAS ERA WFH 

+62811 6828737 Jasa Pembuatan Kitas di Imigrasi terdekat

 

Panduan KITAS Izin Tinggal Terbatas di Indonesia
Jika Anda berencana bekerja di Indonesia atau tinggal di Indonesia lebih dari beberapa bulan, Anda memerlukan izin tinggal terbatas (KITAS). Artikel ini akan memandu Anda tentang berbagai opsi untuk mendapatkan KITAS di Indonesia serta menjelaskan proses untuk mendapatkan KITAS kerja. Sebagai bonus, Anda […]

KITAS
Jika Anda berencana bekerja di Indonesia atau tinggal di Indonesia lebih dari beberapa bulan, Anda memerlukan izin tinggal terbatas (KITAS).
Jenis KITAS di Indonesia
Proses aplikasi KITAS kerja di Indonesia
16 pertanyaan paling umum tentang KITAS di Indonesia
Jenis KITAS di Indonesia
Ada empat jenis KITAS yang paling umum di Indonesia:

# 1 KITAS disponsori oleh entitas Indonesia (izin kerja)
Untuk KITAS yang disponsori oleh entitas Indonesia, atau dengan kata lain KITAS kerja, Anda harus terlebih dahulu memastikan bahwa Anda memiliki entitas sponsor yang terdaftar di Indonesia.
Entitas ini dapat berupa:
Perseroan terbatas milik asing (PT PMA) atau perseroan terbatas Indonesia (PT)
Kantor perwakilan
Dasar

Kedua, Anda perlu mengonfirmasi posisi Anda di perusahaan sponsor karena izin tinggal terbatas dikeluarkan berdasarkan persetujuan izin kerja Anda yang memerlukan detail tentang jabatan dan lokasi Anda.
Lamanya KITAS Anda tergantung pada jabatan Anda. Misalnya, direksi dan komisaris dijamin mendapatkan KITAS 1 tahun yang bisa diperpanjang. Penasihat dan manajer juga bisa mendapatkan KITAS 12 bulan; Namun, hal itu tergantung pada keputusan petugas imigrasi, dan seringkali, mereka diberikan KITAS 6 bulan yang tidak dapat diperpanjang.
Entitas sponsor harus mengajukan jabatan sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Tenaga Kerja dan ini tergantung pada klasifikasi bisnis dari entitas tersebut. Sebagai aturan umum, posisi yang dapat dilamar oleh orang asing terbatas pada peran direktur, komisaris, manajer, atau penasihat.

# 2 KITAS disponsori oleh pasangan Indonesia
Menikah dengan warga negara Indonesia memungkinkan Anda untuk mengajukan KITAS yang disponsori oleh pasangan Indonesia Anda.
Anda dapat mengajukan KITAS yang disponsori pasangan segera setelah menikah. Namun, untuk KITAP yang disponsori pasangan (izin tinggal permanen) yang berlaku selama lima tahun, Anda harus menikah setidaknya selama dua tahun.

Perhatikan bahwa KITAS pasangan memungkinkan Anda untuk hidup, tetapi tidak untuk bekerja di Indonesia. Jika Anda memiliki KITAP yang disponsori oleh pasangan Anda, Anda dapat bekerja di Indonesia sebagai konsultan independen.
Jika Anda mulai bekerja di sebuah perusahaan (mis., Akan dipekerjakan atau memulai bisnis Anda sendiri), Anda harus mendapatkan KITAS kerja yang disponsori oleh perusahaan dan menyerahkan KITAS pasangan Anda.
Namun dalam praktiknya, beberapa pemerintah daerah membuat pengecualian dan mengizinkan KITAS pasangan dan KITAS kerja yang disponsori oleh perusahaan pada waktu yang sama.

Lihat posting blog kami sebelumnya untuk informasi lebih rinci tentang KITAS yang disponsori pasangan.
# 3 KITAS Pensiun
Jika Anda berusia minimal 55 tahun dan tidak berencana untuk bekerja di Indonesia, Anda dapat mengajukan visa pensiun yang memungkinkan Anda untuk tinggal di Indonesia, menyewa properti, dan memasuki negara tersebut sesering yang Anda inginkan.
Visa Pensiun Indonesia berlaku selama satu tahun, dan dapat diperpanjang empat kali dengan ketentuan yang sama seperti saat pertama kali mengajukan. Setelah itu dimungkinkan untuk melanjutkan KITAP pensiun (izin tinggal tetap) yang berlaku selama lima tahun.
Persyaratan utama untuk mengajukan visa pensiun di Indonesia adalah:

Usia 55 tahun ke atas
Asuransi kesehatan yang melindungi Indonesia, berlaku setidaknya satu tahun (Emerhub dapat membantu Anda dengan asuransi tersebut)

Perjanjian sewa di Indonesia, berlaku setidaknya selama satu tahun (Emerhub dapat membantu Anda mencari rumah)
Harus mempekerjakan pembantu rumah tangga atau pembantu rumah tangga di Indonesia
Pensiun bulanan minimal US $ 1.500 atau salinan rekening deposito yang menunjukkan US $ 18.000 dalam laporan
Jika pasangan Anda belum berusia 55 tahun, tetapi Anda berdua ingin pensiun di Indonesia, pasangan tersebut dapat memperoleh KITAS tanggungan yang dapat Anda sponsori setelah Anda memiliki visa pensiun.
Jika KITAS pensiun sesuai dengan kebutuhan Anda, lihat panduan langkah demi langkah untuk visa pensiun di Indonesia.

# 4 KITAS Tergantung
Jika Anda pemegang KITAS dan berencana pindah ke Indonesia dengan pasangan dan anak di bawah usia 17 tahun, mereka dapat mengajukan KITAS tanggungan yang dapat Anda sponsori.
Durasi KITAS tanggungan sama dengan KITAS Anda. Namun, perhatikan bahwa KITAS tidak memungkinkan untuk bekerja di Indonesia.
Ingin tinggal di Indonesia, tapi tidak punya pekerjaan, perusahaan, atau pasangan lokal? Baca artikel kami sebelumnya untuk mempelajari bagaimana mendapatkan KITAS melalui perusahaan yang tercatat memungkinkan Anda untuk tinggal di Indonesia secara legal dan tanpa perlu melakukan pengurusan visa yang mahal.

Banyak sektor yang sekarang terbuka untuk penanaman modal asing untuk mendirikan perusahaan asing di Indonesia, serta kantor perwakilannya. Hal itu tentunya mengundang lebih banyak lagi ekspatriat untuk datang ke negeri ini. Bagi WNA yang bekerja di Indonesia, ada izin kerja dan tinggal yang harus mereka miliki mulai dari IMTA, KITAS, VITAS hingga KITAP. Masing-masing memiliki fungsi dan kondisi yang berbeda.
Untuk memiliki izin kerja di Indonesia, berikut beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui.
Rencana Penempatan Tenaga Kerja Asing (RPTKA)
Sebelum orang asing mengajukan izin tinggal dan izin kerja, mereka harus memiliki RPTKA terlebih dahulu. Kementerian Tenaga Kerja Indonesia akan mengeluarkan persetujuan RPTKA untuk perusahaan perekrutan Anda. Namun, sesuai Perpres yang baru disahkan pada 29 Maret 2018, jika pihak asing memegang jabatan sebagai pemegang saham, staf diplomatik dan konsuler, dan jenis pekerjaan pemerintah tertentu, RPTKA tidak diperlukan.
Untuk mendapatkan RPTKA, ini adalah dokumen-dokumen yang dipersyaratkan:
Formulir permohonan RPTKA
Surat dengan rincian lengkap tentang alasan perekrutan dan posisi spesifik orang asing tersebut akan dilakukan
Salinan dokumen pendirian perusahaan
Nomor pajak (NPWP) dan izin usaha perusahaan (SIUP)
Untuk organisasi pendidikan, transportasi, minyak, gas, dan pertambangan, surat rekomendasi dari kementerian teknis harus disertakan.
Wajib Lapor Ketenagakerjaan (WLK) laporan tahunan ke departemen ketenagakerjaan yang menyebutkan jumlah karyawan asing dan lokal
Bagan organisasi perusahaan
Fotokopi KTP dari rekan kerja Indonesia
KITAS/ Izin Kerja Sementara Tenaga Asing atau Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA)
Setelah menerima RPTKA, perusahaan dapat mengajukan izin kerja di Indonesia yang disebut IMTA. Masa berlaku IMTA adalah sekitar satu bulan hingga maksimum dua belas bulan, sesuai dengan rencana penempatan ekspatriat. IMTA hanya berlaku untuk karyawan, bukan pasangan atau anak-anaknya.
Untuk mendapatkan IMTA, TKA harus membayar uang muka sebesar 100 USD per bulan terlebih dahulu untuk DKP-TKA (Dana Pengembangan dalam Penukaran untuk mempekerjakan TKA). Seorang ekspatriat mendapatkan lisensi IMTA, dia dapat bekerja di Indonesia secara legal.
Izin Tinggal Terbatas atau Visa Tinggal Terbatas (VITAS)
Dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Indonesia, VITAS adalah yang Anda miliki sebelum KITAS. Prosedurnya memakan waktu lima hari kerja, dan Anda harus mengambil VITAS di kedutaan Indonesia di luar negeri sebelum datang ke negara tersebut. VITAS adalah visa sekali masuk.
Begitu Anda tiba di Indonesia, Anda memiliki waktu tujuh hari untuk melapor ke kantor Imigrasi dan mengambil dokumen yang diminta.
Kartu Izin Tinggal Terbatas atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS)
Selain IMTA, Anda juga harus memiliki KITAS. Jika dulu KITAS berbentuk kartu plastik, peraturan terbaru memperbolehkan Anda untuk memiliki kartu elektronik atau non elektronik dari kantor Imigrasi. Anda cukup pergi ke imigrasi.go.id untuk mendaftarkan ITAS (izin tinggal terbatas) Anda secara online, membayar KITAS Anda dan mencetaknya sendiri.
Setelah mendapatkan RPTKA, ajukan Visa Tinggal Terbatas (VITAS) dan ITAS. Kemudian, setelah tiba di Indonesia, Anda memiliki waktu 30 hari untuk mengubah VITAS Anda menjadi KITAS. Kartu izin tinggal memungkinkan Anda untuk keluar dan masuk kembali ke Indonesia beberapa kali bersama dengan Izin Keluar Ganda, yang masa berlakunya sama dengan KITAS Anda.
Izin Tinggal Tetap atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAP)
Persyaratan KITAP didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 (Perpres 20/2018) tentang Tenaga Kerja Asing dan Peraturan Kepala BKPM Nomor 13 Tahun 2017 tentang Pedoman dan Tata Cara Perizinan dan Fasilitas Penanaman Modal (BKPM 13/2017).
Masa berlaku KITAP adalah lima tahun dan dapat diperpanjang hingga dua tahun dalam beberapa registrasi ulang. KITAP diberikan kepada investor yang memiliki minimal Rp1 juta dan bekerja sebagai direktur atau komisaris. Jika orang asing tidak memegang posisi itu, setidaknya dia harus memiliki Rp10 miliar. KITAP juga diberikan kepada yang telah menikah dengan warga negara Indonesia selama 2 (dua) tahun.
Untuk mengajukan izin kerja di Indonesia, Anda harus bersabar selama menjalani prosedur. Namun, jika anda menemukan kendala atau kesuliitas dalam pengurusan izin kerja dan izin tinggal orang asing, segera hubungi kami (kami adalah agen resmi yang ditujuk oleh Kmenterian Tenaga kerja sebagai Jasa Pengurusan KITAS, Jasa Mengurus KITAS, Jasa Pembuatan KITAS, Jasa BIKIN KITAS. dan kami akan menjadi konsultan terbaik Anda untuk lisensi dan legalitas Anda.

Ajukan Izin Tinggal Terbatas (KITAS)
Jika Anda berencana untuk bekerja di Indonesia atau tinggal di Indonesia secara legal, Anda memerlukan izin tinggal terbatas (KITAS). KITAS adalah singkatan dari Kartu Izin Tinggal Terbatas.

Masa berlaku visa kerja di Indonesia berkisar antara 6 bulan 12 bulan, dapat diperpanjang 4 kali dengan masa perpanjangan 6 bulan atau 12 bulan. Secara total, KITAS akan berlaku maksimal lima tahun dan lama KITAS Anda tergantung pada posisi, seperti:

Bagi direktur atau orang yang tercantum dalam dokumen perusahaan akan diberikan izin tinggal terbatas (KITAS) jangka waktu 12 bulan.
Untuk manajerial ke bawah biasanya memiliki izin tinggal terbatas (KITAS) jangka waktu 6 bulan. Namun, pengelola bisa mendapatkan waktu hingga 12 bulan jika mampu memenuhi referensi pekerjaan hingga 5 tahun.
Izin Tinggal Terbatas (KITAS) dapat diterbitkan sebagai berikut:
1. Investor Asing (Pemilik Perusahaan)
2. Orang Asing yang bekerja di Indonesia sebagai Tenaga Ahli
3. Orang asing yang menikah secara resmi dengan warga negara Indonesia
4. Anak Orang Asing yang menikah secara resmi dengan Warga Negara Indonesia
5. Peneliti Asing
6. Tanggungan (istri dan anak) pemegang Izin Tinggal Terbatas (KITAS)
7. Anak pemegang Izin Tinggal Terbatas (KITAS) yang lahir di wilayah Indonesia
8. Pensiunan Warga Negara Asing

Persyaratan Dasar Izin Tinggal Terbatas (KITAS)
Persyaratan Dokumen
Dari perusahaan sponsor
Anggaran Dasar dan Akta Pendirian
Izin Usaha Perusahaan
Surat Domisili Perusahaan (tidak lagi diperlukan untuk wilayah Jakarta)
ID Pajak Perusahaan
Sertifikat BPJS (Jaminan Sosial) Perusahaan
Struktur Organisasi Perusahaan
Laporan Bank Perusahaan
Dari calon pegawai asing
Salinan Paspor masa berlaku minimal 18 bulan (setidaknya tersisa 6 halaman kosong)
Surat Referensi Kerja yang menunjukkan pekerjaan selama 5 tahun terakhir
Lanjut
Surat Kontrak dari perusahaan sponsor
Polis Asuransi Kesehatan
2 Salinan Passphoto (6 x 4 cm, satu dengan latar belakang merah dan satu dengan latar belakang putih)
Sertifikat Gelar (min. Gelar Sarjana)
Informasi Alamat di Indonesia
Langkah-langkah untuk Mendaftar Izin Tinggal Terbatas (KITAS)
1 Persetujuan dari Rencana Pemanfaatan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) yang memperbolehkan perusahaan Anda untuk menggunakan tenaga kerja asing
2 Dapatkan pemberitahuan dari Kementerian Tenaga Kerja yang memberi Anda izin kerja dan membayar Dana DPKK (USD 600 / tahun atau USD 1.200 / tahun tergantung pada periode izin yang diberikan).
3 Mengajukan Visa Tinggal Terbatas (VITAS atau visa Telex) dan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) ke Imigrasi
4 Ubah VITAS menjadi KITAS saat Anda tiba di Indonesia dengan multiple exit re-permit (MERP)
5 Dapatkan Surat Laporan Polisi (STM) dari departemen kepolisian
6 Mendaftar ke kantor kependudukan kotamadya setempat untuk mendapatkan Surat Tanda Pendaftaran Penduduk Sementara (SKPPS)
7 Penyampaian Laporan Pengiriman Uang Ekspatriat ke Kementerian Ketenagakerjaan

Pemegang KITAS mendapatkan Batas Waktu 60 Hari untuk Kembali ke Indonesia

Beberapa ekspatriat yang bekerja di Indonesia yang telah terdampar di luar negeri karena pembatasan perjalanan COVID-19 menghadapi kemungkinan harus kembali ke Indonesia dalam waktu 60 hari untuk memperbarui izin mereka, menurut Surat Edaran Direktur Jenderal Imigrasi No. IMI-GR.01.01 yang baru. -1102 tahun 2020.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa pemegang Izin Tinggal Terbatas (KITAS) yang telah habis masa berlakunya, Izin Tinggal Tetap (Izin Tinggal), dan / atau Izin Masuk Kembali (IMK) yang berada di luar negeri harus masuk kembali ke Indonesia untuk memperpanjang izin tinggal mereka selambat-lambatnya. 60 hari dari hari ini, 13 Juli, tanggal surat edaran. Jika pemegang izin yang telah habis masa berlakunya tidak masuk kembali ke Indonesia dalam waktu 60 hari, mereka harus mengajukan visa baru.

Ketentuan lain dalam surat tersebut adalah:

Pemegang Izin Tinggal Kunjungan (ITK), KITAS dan KITAP yang masih berlaku di Indonesia kini dapat mengajukan perpanjangan di kantor imigrasi.
Pemegang ITK, KITAS dan KITAP yang telah mendapatkan Izin Tinggal Darurat dapat memperpanjang izin tinggalnya berdasarkan dokumen sebelumnya.
Pemegang Visa Gratis (Bebas Visa Kunjungan) yang telah memperoleh Izin Tinggal Darurat harus meninggalkan Indonesia selambat-lambatnya 30 hari sejak 13 Juli.
Pemegang ITK dan KITAS yang sudah memiliki telex visa dan sudah berada di Indonesia dapat mengajukan izin baru di kantor imigrasi setempat tanpa harus meninggalkan Indonesia dan melamar melalui perwakilan Indonesia di luar negeri.

SERBA SERBI KITAS KITAP

Izin tinggal darurat/ KITAS darura tidak lagi dikeluarkan untuk orang asing saat Indonesia memasuki ‘normal baru’
Direktorat Jenderal Imigrasi memperbarui sejumlah peraturan terkait orang asing yang telah diberikanKITAS Izin Tinggal Darurat (ITKT) oleh pemerintah Indonesia karena pembatasan perjalanan di tengah pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung.
Regulasi terbaru yang diumumkan Ditjen melalui akun Twitter resminya @ditjen_imigrasi berdampak pada pemegang Izin Tinggal Sementara (KITAS), Izin Tinggal Tetap (KITAP), Visa Kedatangan dan Bebas Visa yang telah diberikan Izin Tinggal Darurat. izin, sesuai dengan protokol “new normal”.
Pemegang KITAS yang telah diberikan izin tinggal darurat sekarang dapat memperpanjang KITAS atau mengajukan KITAP, sesuai dengan peraturan yang diperbarui.
Namun, pemegang izin tinggal darurat yang telah mencapai batas perpanjangan KITAS harus meninggalkan Indonesia dalam waktu 30 hari sejak 13 Juli.
Orang asing di Indonesia memiliki waktu hingga 20 September untuk memperpanjang KITAS
Bulan lalu, kantor imigrasi memperbarui sejumlah peraturan terkait orang asing yang diberikan izin tinggal KITAS darurat karena pembatasan perjalanan di tengah pandemi global. (Shutterstock/Berkas)
Direktorat Jenderal Imigrasi telah memperpanjang periode aplikasi visa hingga 20 September untuk orang asing yang izin tinggalnya telah berakhir atau akan segera berakhir.
Perpanjangan KITAS yang tertuang dalam surat edaran yang dikeluarkan pada Selasa itu diharapkan memberi waktu lebih banyak bagi warga negara asing untuk mematuhi peraturan dan menyelesaikan hambatan yang disebabkan oleh pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung.
Direktur Jenderal Imigrasi Jhoni Ginting mengatakan, pemegang izin visa on arrival (VOA), visa kunjungan tunggal atau ganda, izin kunjungan kru, dan izin tinggal darurat (ITKT) karena pembatasan perjalanan COVID-19 dapat mengajukan perpanjangan atau mengajukan permohonan. izin KITAS tinggal baru.
Sedangkan bagi pemegang bebas visa, izin tinggal terbatas (KITAS) atau izin tinggal tetap (KITAP) yang telah habis masa berlakunya setelah diterbitkannya ITKT, wajib mengajukan permohonan visa baru dan melapor ke kantor imigrasi setempat paling lambat. dari 20 September.
“WNA yang tidak memenuhi persyaratan tersebut di atas dapat dikenakan sanksi administratif berupa denda overstay,” kata Jhoni dalam keterangannya.
Peraturan tersebut berlaku bagi pemegang KITAS dan KITAP, serta orang asing di Indonesia dengan visa kedatangan dan bebas visa yang telah diberikan ITKT, sesuai dengan protokol “new normal”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *