PT. MASTERPIECE JASA

Jasa Pembuatan/ Pengurusan / Perpanjangan Kitas, terdekat di Kota anda, silahkan hubungi kami, konsultasi GRATIS

MELAYANI ;

JASA PEMBUATAN KITAS INDONESIA

  • JASA PEMBUATAN KITAS JAKARTA BARAT
  • JASA PEMBUATAN KITAS JAKARTA SELATAN
  • JASA PERPANJANG KITA JAKARTA UTARA
  • JASA PENGURUSAN KITAS INVESTOR 314
  • JASA PENGURUSAN KITAS WNA ITA
    JASA PENGURUSAN KITAS WNA NOR
    JASA PENGURUSAN KITAS WNA PHL
    JASA PENGURUSAN KITAS WNA RUS
    JASA PENGURUSAN KITAS WNA SAU
    JASA PENGURUSAN KITAS WNA ZAF
    JASA PENGURUSAN KITAS WNA CHE
    JASA PENGURUSAN KITAS WNA TWN
    JASA PENGURUSAN KITAS WNA TUR
    JASA PENGURUSAN KITAS WNA GBR
  • JASA PERPANJANG KITAS WNA MALAYSIA
  • JASA PERPANJANG KITAS WNA SINGAPORE
  • JASA PENGURUSAN KITAS WNA USA AMERIKA

Layanan : jasa pengurusan kitas / izin kerja dan izin tinggal wna diseluruh Indonesia

Izin Kerja di Indonesia dari A hingga Z

Jika Anda pernah mencari secara online untuk informasi tentang izin kerja di Indonesia, kemungkinan Anda sudah tahu bahwa jika Anda ingin bekerja di Indonesia, Anda akan memerlukan izin kerja. Namun, penting bagi Anda untuk mengetahui bahwa kadang-kadang informasi online mengenai aplikasi visa di Indonesia mungkin hanya akurat pada saat penulisan. Hukum Keimigrasian di Indonesia cepat berubah. Jadi saran kami adalah memastikan peraturannya mutakhir dari waktu ke waktu.

IMTA VS. KITAS

Ada kebingungan umum bahwa izin kerja adalah KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas). Yang benar adalah, nama asli untuk izin kerja adalah IMTA (Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing), juga dikenal sebagai Izin Kerja Asing sementara. Dan kemudian dengan izin kerja Anda IMTA, imigrasi di Indonesia akan melanjutkan dengan penerbitan izin tinggal terbatas (VITAS) dan kartu izin tinggal terbatas (KITAS) untuk Anda.

Anda perlu mendapatkan VITAS sebelum Anda mendapatkan KITAS. Jadi ketika seseorang menyebutkan KITAS, mereka biasanya berbicara tentang izin kerja. Untuk menghindari kebingungan, kami akan menggunakan izin kerja di seluruh artikel.

Pelajari lebih lanjut dalam Panduan Lengkap Anda untuk Izin Tinggal Terbatas / KITAS di Indonesia.

IZIN KERJA VS. VISA BISNIS

Banyak orang tidak tahu perbedaan antara ijin kerja dan visa bisnis di Indonesia. Apakah Anda seorang arsitek yang bercita-cita tinggi, menghadiri konferensi bisnis di luar negeri, atau perusahaan yang mengirim staf ke luar negeri untuk suatu proyek, mengetahui mana dari kedua visa yang dibutuhkan bisa sangat rumit.

Dua visa umum untuk melakukan bisnis di Indonesia adalah visa bisnis dan izin kerja, dan perbedaan mendasar antara kedua visa tersebut adalah:

Visa bisnis Indonesia adalah untuk tugas-tugas bisnis di Indonesia – seminar, konferensi, pelatihan tidak dibayar, dll. – dan tidak dapat dianggap sebagai pekerjaan atau mendapat pekerjaan.

Izin kerja Indonesia digunakan untuk layanan yang dianggap sebagai pekerjaan atau dalam bentuk tenaga kerja, dengan kompensasi upah dan gaji.

PERSYARATAN YANG HARUS ANDA KETAHUI

Untuk Pengusaha di Indonesia

Pasal 5 dan 6 dari Peraturan Menteri 12 tahun 2013, sehubungan dengan Prosedur Penggunaan Tenaga Kerja Asing, pengusaha di Indonesia yang bermaksud merekrut karyawan asing perlu mendapatkan Rencana Pemanfaatan Tenaga Kerja Asing (RPTKA). Menteri Tenaga Kerja di Indonesia adalah orang yang menerbitkan RPTKA.

Untuk Karyawan Asing

Persyaratan umum untuk mendapatkan izin kerja di Indonesia, sesuai dengan Pasal 36, Peraturan Pemerintah No. 35 tahun 2015, dijelaskan sebagai berikut:

Anda memiliki pendidikan yang memenuhi syarat untuk posisi itu

Memiliki sertifikat kompetensi atau pengalaman kerja minimum lima tahun yang terkait dengan posisi tersebut

Menampilkan surat pernyataan dan laporan pelatihan yang menunjukkan mengapa transfer pengetahuan dan keterampilan keahlian wajib, dan pengaruhnya terhadap pemberi kerja di Indonesia

Memiliki bukti asuransi dari perusahaan asuransi di Indonesia (mis. Asuransi Kesehatan Nasional Indonesia yang dikelola oleh BPJS)

Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan telah terdaftar di Sistem Jaminan Sosial Nasional (Jaminan Sosial Nasional) jika Anda telah bekerja di Indonesia selama lebih dari enam bulan

Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui bahwa, berdasarkan Undang-Undang Imigrasi Indonesia Pasal 4, Peraturan No. 31 tahun 2013, orang asing tidak berhak untuk bekerja dan mendapatkan izin kerja untuk kategori berikut di Indonesia:

  1. Sumber daya manusia
  2. Kontrol Kualitas dan Inspeksi
  3. Badan hukum
  4. Manajemen rantai persediaan
  5. Urusan Kesehatan, Keselamatan, dan Lingkungan.
  6. izin kerja 2

PROSES PENGAMANAN IZIN KERJA DI INDONESIA

Proses mendapatkan ijin kerja di Indonesia bisa membosankan dan kesabaran adalah kuncinya. Kami akan memandu Anda melalui proses umum di bawah ini:

Perusahaan sponsor Anda menerima persetujuan RPTKA untuk proposal tersebut, dari Kementerian Tenaga Kerja Indonesia.

Perusahaan sponsor Anda harus melalui proses Pra-IMTA / Izin Kerja Pra-kerja, dan diberi tahu lamanya Anda dapat tinggal dan bekerja di Indonesia

Pembayaran dimuka sebesar USD100 / bulan akan dibayarkan untuk DKP-TKA (Dana Pengembangan dengan imbalan mempekerjakan pekerja asing).

Dengan persetujuan izin kerja atau IMTA, Anda sekarang dapat bekerja secara legal di Indonesia.

Dengan ijin kerja Anda, imigrasi di Indonesia akan mengeluarkan Anda VITAS.

Anda harus mengubah VITAS Anda menjadi KITAS setelah tiba di Indonesia.

VALIDITAS IZIN KERJA DI INDONESIA

Validitas izin kerja di Indonesia berkisar dari satu bulan hingga dua belas bulan. Tanggal validasi tergantung pada jenis industri tempat Anda bekerja. Selain itu, itu juga tergantung pada jenis RPTKA perusahaan sponsor. Izin kerja yang berbeda dengan validitas masing-masing adalah sebagai berikut:

Izin Kerja Darurat atau Darurat

Izin ini memiliki validitas 1 bulan. Pekerjaan mendesak dan pekerjaan yang membutuhkan tindakan segera biasanya menggunakan izin semacam ini. Izin ini diizinkan untuk mencegah konsekuensi yang merugikan bagi perusahaan sponsor atau masyarakat secara keseluruhan.

Izin Kerja Sementara

Dengan masa berlaku 2 hingga 6 bulan, izin kerja sementara berlaku untuk orang asing di industri seperti perdagangan, layanan, dan konsultasi. Ini juga berlaku untuk pekerja asing atau buruh di sektor-sektor seperti pemeliharaan dan pemasangan mesin.

Izin Kerja Jangka Panjang

Juga dikenal sebagai izin kerja normal, berlaku selama 7 hingga 12 bulan untuk ekspatriat di tingkat manajemen yang lebih tinggi seperti manajer, direktur, dan komisaris.

SANKSI UNTUK TIDAK MEMILIKI IZIN KERJA DI INDONESIA

Dengan kebingungan antara izin kerja dan visa kerja, beberapa orang asing atau investor mungkin membuat panggilan yang salah. Khusus untuk direktur atau anggota dewan perusahaan di Indonesia, Anda harus mendapatkan IMTA untuk tinggal selama waktu yang signifikan.

Baik sengaja atau tidak – tidak mengamankan IMTA Anda berarti Anda melanggar Undang-Undang Imigrasi di Indonesia. Untuk itu, Anda mencari denda yang lumayan Rp 500 juta. Selain denda, Anda harus menghadapi 5 tahun penjara. Karena itu, selalu berkonsultasi dengan agen atau spesialis untuk perincian dan versi terbaru hukum imigrasi.

Selanjutnya, perusahaan yang mempekerjakan pekerja asing untuk pekerjaan darurat atau darurat dapat mengajukan permohonan persetujuan RPTKA dari Menteri atau pejabat yang ditunjuk setelah dimulainya pekerjaan oleh karyawan asing tersebut. Namun, itu harus diterapkan paling lambat dua hari kerja setelah dimulainya pekerjaan.

Pengusaha harus mencatat bahwa pekerja asing tidak dapat dipekerjakan di departemen sumber daya manusia perusahaan mana pun di Indonesia dan / atau dalam pekerjaan tertentu lainnya yang ditentukan oleh pemerintah.

Langkah 2: Laporkan ke Kementerian Tenaga Kerja dan dapatkan IMTA

Setelah RPTKA disetujui, perusahaan harus mengajukan aplikasi untuk IMTA dan informasi data kandidat asing mengenai aspek-aspek seperti jenis kelamin, kebangsaan, tempat dan tanggal lahir, nomor paspor, validitas paspor, posisi dan periode kerja, sertifikat pendidikan dan sertifikasi pekerjaan pengalaman di antara dokumen-dokumen lain kepada Kementerian Tenaga Kerja.

Di bawah peraturan baru, pejabat atau menteri terkait akan memproses informasi pekerja asing dan menyetujui IMTA dalam waktu tidak lebih dari dua hari kerja.

IMTA secara hukum memberi wewenang kepada perusahaan untuk mempekerjakan pekerja asing dan dikeluarkan untuk jangka waktu maksimum satu tahun. Namun, dapat diperpanjang sesuai dengan periode validitas RPTKA, masing-masing untuk periode maksimum dua tahun.

Dokumen yang diperlukan untuk mendapatkan IMTA

  • Persetujuan RPTKA;
  • Surat rekomendasi dari kementerian teknis, jika berlaku;
  • Salinan paspor expat;
  • Bukti pendidikan yang relevan dengan posisi yang akan diadakan oleh ekspatriat;
  • Sertifikat kompetensi atau pengalaman kerja minimal lima tahun di posisi yang relevan dengan posisi itu;
  • Pernyataan dari expat yang setuju untuk mentransfer ilmunya kepada rekanan Indonesia;
  • Salinan perjanjian kerja rekan kerja Indonesia;
  • NPWP, jika ekspat bekerja lebih dari enam bulan;
  • Polis asuransi yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi yang didirikan di Indonesia;
  • Kebijakan Jaminan Sosial Nasional, jika bekerja di Indonesia lebih dari enam bulan;
  • Kwitansi pembayaran DKP-TKA (US $ 1.200 per tahun); dan
  • Dua foto berwarna